TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi kembangkan aplikasi naskah dinas e-Office berbasis tanda tangan digital.
Guna mengurangi penggunaan kertas (paperless) Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau telah menyediakan aplikasi e-Office. Nantinya, segala administrasi surat-menyurat akan dilakukan secara elektronik.
"Saat ini, aplikasi e-Office sudah bisa digunakan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing, Ir. H. Samsir Alam, M.M melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Informatika, Antony Suryadinata SE, M.Eng, Rabu (21/04/2021) di Telukkuantan.
Plt Kabid Informatika Antony Suryadinata SE, M.Eng menjelaskan, setiap surat di e-Office menggunakan tanda tangan elektronik. Karena itu, semua pejabat harus mendapatkan kode unik atau passphrase sebagai tanda tangan elektronik dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). "Kita akan bantu para pejabat di OPD untuk mendapatkan tanda tangan elektronik dari BSSN."
"Kemaren kita sudah lakukkan di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), karena kita melihat di sana administrasi surat menyurat cukup banyak saat ini. Kami sudah minta data dan dikirim ke BSSN," kata Antony Suryadinata SE, M.Eng.
Jika e-Office ini sudah dijalankan oleh seluruh OPD, tentu akan terjadi efisiensi anggaran. Menurut Plt Kabid Informatika, secara prinsip penggunaan kertas akan semakin minim. Tentunya, dari segi anggaran untuk ATK juga akan berkurang.
"Salah satu indikator keberhasilan aplikasi ini kedepannya, adanya efisiensi dalam penggunaan anggaran ATK. Dengan e-Office ini tentu, harus ada efisiensi yang signifikan," kata Antony Suryadinata SE, M.Eng menerangkan.
Antony Suryadinata SE, M.Eng melanjutkan, Dari sisi efektivitas, e-Office dapat meminimalisir surat hilang, karena tersimpan di sistem. Di sisi lain, tentu akan mempercepat layanan atau administrasi pemerintahan.
"Biasanya surat itu bertumpuk-tumpuk. Kalau dengan e-Office tidak, sebab ada notifikasi ke pejabat tersebut dan itu harus dibaca dan tandatangani atau disposisi. Tentunya, pekerjaan akan lebih mudah," kata Antony Suryadinata SE, M.Eng.
Aplikasi layanan e-Office saat ini masih tersedia dalam bentuk web. ke depan Diskominfoss akan mengembangkan versi mobile, sehingga pejabat bisa bekerja dimana saja dan kapan pun itu.
"Ini kita kembangkan sesuai kebutuhan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE)," tutup Plt Kabid Informatika Antony Suryadinata SE, M.Eng.
Penulis : Kominfoss Kuansing